"Penjualan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Grup Merdeka dan Antam melalui Gold Sales and Purchase Agreement (GSPA) untuk mendukung penyerapan produksi emas domestik sekaligus memperkuat integrasi rantai pasok emas nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026) lalu.
Seiring dimulainya produksi, Merdeka Gold juga melaporkan peningkatan signifikan pada basis cadangan emasnya.
Berdasarkan estimasi terbaru per 31 Desember 2025, total Ore Reserves meningkat menjadi 203,1 juta ton bijih dengan kadar rata-rata 0,79 g/t emas, mengandung sekitar 5,2 juta ounces emas. (Aldo Fernando)