sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Strategi Investasi saat Indonesia Masuk Wallflowers Market

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
22/07/2026 06:32 WIB
Indonesia dinilai telah masuk ke kategori ‘Wallflowers Market’, yakni pasar saham yang masih tercatat dalam indeks MSCI EM, tetapi memiliki bobot sangat kecil.
Strategi Investasi saat Indonesia Masuk Wallflowers Market. (Foto: Magnific)
Strategi Investasi saat Indonesia Masuk Wallflowers Market. (Foto: Magnific)

Sebaliknya, saham berkapitalisasi menengah dan kecil masih kesulitan menemukan sumber permintaan baru setelah investor asing mengurangi eksposurnya.

Meski demikian, Raja menilai dana kelolaan (AUM) investor institusi domestik sebenarnya cukup besar. Hanya saja, porsi investasi ke pasar saham masih relatif rendah sehingga belum mampu sepenuhnya menggantikan peran investor asing sebagai penggerak pasar.

Ia menambahkan, prospek saham-saham berkapitalisasi besar tetap menarik, terutama jika tinjauan aksesibilitas MSCI pada November 2026 menghasilkan perbaikan yang membuka kembali peluang masuknya dana asing.

Dari sisi strategi investasi, Bahana merekomendasikan pendekatan yang lebih selektif atau bottom-up. Menurut Raja, ketika tidak ada lagi pembeli marginal yang mampu mengangkat valuasi seluruh pasar, investor perlu lebih cermat memilih emiten satu per satu.

Strategi pertama adalah mengoleksi emiten yang memiliki pendapatan berbasis dolar AS karena dinilai lebih mampu menjaga pertumbuhan laba di tengah berkurangnya kepemilikan asing. Bahana menjagokan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM).

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement