AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Tak Khawatirkan Omicron, 4 Perusahaan Ini IPO 6 Desember

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 02 Desember 2021 19:41 WIB
Merebaknya covid-19 varian Omicron di banyak negara tidak menghalangi rencana empat perusahaan untuk melakukan IPO di BEI pada 6 Desember 2021.
Tak Khawatirkan Omicron, 4 Perusahaan Ini IPO 6 Desember (FOTO: MNC Media)
Tak Khawatirkan Omicron, 4 Perusahaan Ini IPO 6 Desember (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Merebaknya covid-19 varian Omicron di banyak negara tidak menghalangi rencana empat perusahaan untuk melakukan penawaran saham perdana / initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna memastikan penyebaran varian baru virus corona Omicron tidak mengganggu rencana IPO tersebut. Nyoman juga belum melihat ada kekhawatiran untuk menunda rencana IPO perusahaan terutama yang sudah berada di dalam pipeline BEI.

"Hingga saat ini, perusahaan-perusahaan yang berada dalam pipeline bursa masih relatif kondusif," kata Nyoman kepada media, Kamis (2/12/2021).

Menurut catatan BEI, terdapat 4 perusahaan yang sedang dalam proses penawaran / offering dan per hari ini keempat perusahaan itu mulai memasuki proses penjatahan / allotment.

Jika tidak ada halangan menerpa, maka keempat perusahaan itu dijadwalkan akan resmi mencatatkan saham perdananya pada 6 Desember 2021.

"Apabila semua berjalan lancar, maka keempat perusahaan tersebut akan dicatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 6 Desember 2021," lanjutnya.

Empat perusahaan itu antara lain:

1. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory memasang harga saham perdana sebesar Rp3.080 per saham. Emiten produsen susu ini pun mengincar total dana mencapai Rp3,66 triliun.

Adapun CMRY melepas 1,19 miliar saham atau 15 persen dari total modal perseroan dalam pelaksanaan IPO. Selain melepaskan saham baru ke publik, perseroan juga mengalokasikan 700.000 saham atau 0,06 persen untuk program saham untuk karyawan.

Kemudian, perseroan juga mengalokasikan 674,44 juta saham atau 10 persen dari total modal perseroan untuk program saham kepada manajemen dan karyawan.


2. PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP)

PT Widodo Makmur Perkasa Tbk memasang harga saham perdana sebesar Rp160 per saham. Emiten induk PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) ini bergerak di bidang konsumsi dan komoditas agrikultur seperti peternakan sapi, peternakan unggas, daging olahan, hingga konstruksi dan energi.

Perusahaan melepas 4,41 miliar saham baru atau setara 15,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan begitu, Widodo Makmur Perkasa berpotensi meraih dana IPO Rp 707,04 miliar.

3. PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH)

PT Wira Global Solusi Tbk menawarkan harga saham perdana sebesar Rp140 per saham. Perusahaan teknologi yang bergerak di bidang venture builder atau pembuat startup ini melepas  208,50 juta setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Dengan demikian, perseroan diperkirakan bakal meraup dana sebanyak Rp29,19 miliar.

4. PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS)

PT Jaya Swarasa Agung Tbk menawarkan harga saham perdana sebesar Rp360 per saham. Perusahaan konsumsi yang bergerak di bidang produksi makanan ini melepas 240,30 juta saham baru atau 21,87 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Sehingga, perseroan diperkirakan bakal mendapat dana segar senilai Rp86,50 miliar.

(RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD