Sebelumnya, Tjokro Group telah menuntaskan proses pengambilalihan 303.033.800 saham GPSO atau setara 45,45 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan milik Karnadi Margaka. Akuisisi tersebut dilakukan dengan harga transaksi rata-rata Rp66 per saham, dengan total nilai sekitar Rp20 miliar.
Transaksi ini menjadikan Tjokro Group sebagai pemegang saham terbesar GPSO, sekaligus memberikan kendali atas arah pengelolaan dan kebijakan strategis perseroan.
Tjokro Group berencana mengembangkan bisnis GPSO dengan memperkuat penguasaan industri machining (permesinan) secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Strategi ini ditujukan untuk menjadikan GPSO sebagai pemain utama dan berdaya saing tinggi di industri permesinan nasional.
(DESI ANGRIANI)