ESI menilai diversifikasi perusahaan batu bara Indonesia secara umum masih banyak berada pada tahap narasi.
Sementara itu, pemetaan terhadap TBS menunjukkan bahwa proses tersebut telah memasuki tahap yang lebih lanjut, dengan bisnis non-batu bara mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan.
Dalam pemetaan hubungan antara porsi pendapatan non-batu bara dan operating profit margin (OPM) pada kuartal I-2026, TBS tercatat memiliki porsi pendapatan non-coal lebih dari 60 persen.
Data tersebut menunjukkan perubahan komposisi pendapatan perseroan dibandingkan dengan ketergantungan yang lebih besar pada bisnis batu bara.
Analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis, menilai perubahan tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan proses diversifikasi.