Perseroan menjelaskan akuisisi tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi usaha untuk memperkuat sinergi bisnis serta memperluas kapabilitas usaha, sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan maupun para pemegang saham.
"Kami berharap dapat memperkuat strategi jangka panjang Perseroan melalui aksi korporasi buyback dan akuisisi ini. Selain memperkuat kinerja, kami juga percaya posisi TRIS di dalam negeri akan semakin kokoh," kata Widjaya.
Dari sisi kinerja, TRIS membukukan penjualan sebesar Rp455,33 miliar pada kuartal I-2026, meningkat 13 persen dibandingkan Rp402,34 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penjualan ekspor menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp276,24 miliar atau tumbuh 17 persen secara tahunan, sedangkan sisanya berasal dari penjualan di pasar domestik.
(Shifa Nurhaliza Putri)