Langkah tersebut menambah eksposur grup terhadap komoditas di luar batu bara, di tengah semakin luasnya portofolio bisnis keluarga Haji Isam di sektor sumber daya alam.
Merambah Bisnis KFC
Gurita bisnis Haji Isam tidak berhenti pada komoditas dan infrastruktur pertambangan. Keluarga tersebut juga telah masuk ke bisnis makanan melalui PT Jagonya Ayam Indonesia (JAI), distributor utama KFC di Indonesia.
Melalui PT Shankara Fortuna Nusantara, keluarga Haji Isam mengakuisisi 15 persen saham JAI senilai Rp54,4 miliar. Shankara Fortuna Nusantara merupakan perusahaan milik Liana Saputri, putri Haji Isam, bersama suaminya, Putra Rizky Bustaman.
Transaksi tersebut turut mengubah struktur kepemilikan JAI. Porsi PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemegang waralaba KFC di Indonesia yang terafiliasi dengan keluarga Gelael dan Salim, berkurang dari 70 persen menjadi 55 persen.
JAI sendiri tengah mengembangkan proyek peternakan ayam terintegrasi di Banyuwangi, Jawa Timur, di atas lahan seluas 8,6 juta meter persegi.