“Developer dengan township dan pipeline pengembangan yang jelas relatif memiliki mitigasi lebih baik terhadap risiko lahan terlantar,” tulis Phintraco.
Dalam cakupan riset Phintraco, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memiliki land bank terbesar, yakni sekitar 5.519 hektare.
Sebagian besar lahan tersebut berada di kawasan township BSD City yang memiliki masterplan serta pipeline pengembangan yang jelas.
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) menyusul dengan land bank sekitar 4.368 hektare. Namun, sebagian besar pipeline pengembangan CTRA dilakukan melalui struktur joint operation (JO) atau Kerja Sama Operasi (KSO), sehingga tidak seluruh lahan tersebut menjadi kepemilikan langsung perseroan.
Sementara itu, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) memiliki sekitar 2.324 hektare land bank yang tersebar di berbagai lokasi.