IDXChannel - Wall Street mengakhiri sesi dengan sebagian besar penurunan, meskipun indeks utama ditutup jauh di atas titik terendah.
Dilansir dari laman Investing Jumat (20/4/2026), pasar sempat berbalik positif pada sore hari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Iran tidak memiliki kemampuan untuk memperkaya uranium setelah hampir tiga minggu serangan AS dan Israel. Sentimen sebelumnya tertekan oleh lonjakan harga minyak yang kembali terjadi dan data perumahan AS.
Para pelaku pasar juga mencerna sejumlah keputusan penting bank sentral sejak kemarin, termasuk langkah untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil oleh Federal Reserve, Bank Sentral Eropa (ECB), dan Bank of England (BoE).
Indeks acuan S&P 500 turun 0,2 persen menjadi 6.608,55 poin, setelah sebelumnya turun hingga 1 persen. Indeks NASDAQ Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,3 persen menjadi 22.090,69 poin, mengurangi kerugian hingga 1,4 persen.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun juga 0,4 persen menjadi 46.022,14 poin. Sementara itu, Indeks S&P dan Nasdaq berbalik positif setelah pernyataan Netanyahu, tetapi gagal mempertahankan kenaikan tersebut.