IDXChannel - Sejumlah indeks bursa saham Amerika Serikat (AS) yakni S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencatatkan rekor penutupan tertinggi pada perdagangan Senin 12 Januari 2026, waktu setempat.
Dilansir dari Reuters, Selasa (13/1/2026), Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 86,13 poin atau 0,17 persen menjadi 49.590,20, S&P 500 menanjak 10,99 poin atau 0,16 persen ke 6.977,27, dan Nasdaq Composite naik 62,56 poin atau 0,26 persen menjadi 23.733,90.
Saham perusahaan teknologi dan peritel Walmart naik, dan investor sebagian besar mengabaikan kekhawatiran tentang investigasi kriminal Departemen Kehakiman AS terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell.
Saham Walmart naik 3 persen, mendorong S&P 500 dan Nasdaq, tempat raksasa ritel tersebut memindahkan pencatatan sahamnya bulan lalu dari NYSE. Sektor barang konsumsi pokok naik 1,4 persen dan memimpin kenaikan sektor, dibarengi sektor teknologi yang juga meningkat.
Walmart sempat dibuka lebih rendah karena berita seputar Powell. Ancaman dakwaan dari Departemen Kehakiman, yang tampaknya berfokus pada komentar Powell kepada Kongres tentang proyek renovasi gedung, meningkatkan kekhawatiran tentang independensi Fed.
Powell menyebut langkah itu sebagai dalih untuk mendapatkan lebih banyak pengaruh atas suku bunga yang telah ditekan oleh Presiden Donald Trump untuk dipangkas tajam sejak dia menjabat pada Januari 2025.
"Berita bahwa Powell sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman pada dasarnya telah diisyaratkan oleh Trump, jadi saya pikir pasar menerimanya dengan tenang untuk saat ini," kata Kepala Ekonom Pasar di Spartan Capital Securities New York, Peter Cardillo.
Selain itu, kata dia, investor juga tengah menantikan musim laporan pendapatan kuartal IV-2025.
Lebih lanjut, investor juga menunggu laporan indeks harga konsumen AS pada Selasa, yang dapat memengaruhi prospek penurunan suku bunga The Fed. Saat ini pasar memperkirakan setidaknya dua kali lagi penurunan suku bunga seperempat poin sebelum akhir tahun, menurut data LSEG.
Volume perdagangan di bursa AS mencapai 17,29 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 16,40 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.
(Dhera Arizona)