Bloomberg News melaporkan bahwa Arab Saudi telah meningkatkan keterlibatan diplomatik langsung dengan Iran dalam upaya untuk meredam konflik, mengutip beberapa pejabat Eropa. Pembicaraan tersebut melibatkan baik badan keamanan maupun diplomat.
Selain harga minyak, Wall Street juga tertekan laporan penggajian non-pertanian AS pada Februari. Secara mengejutkan, Amerika Serikat kehilangan 92 ribu pekerjaan bulan lalu.
Padahal para ekonom memperkirakan penambahan 58 ribu pekerjaan. Sementara itu, tingkat pengangguran naik menjadi 4,4 persen.
Laporan penggajian semakin memperumit gambaran bagi The Fed, karena pasar tenaga kerja terus berada di zona perekrutan rendah dan pemecatan rendah.
"Laporan penggajian sangat buruk. Kami memahami bahwa ini hanya satu titik data dan sebagian besar keputusan kebijakan dibuat dengan minimal tiga data, tetapi jika pasar menerima ini dengan baik, itu hanya karena akan membuat The Fed lebih cenderung memangkas suku bunga, mengingat kabar buruk dari pasar kerja," kata kepala investasi di Northlight Asset Management, Chris Zaccarelli.