AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Wall Street Dibuka Anjlok, Investor Khawatir Lonjakan Inflasi

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 29 September 2021 05:58 WIB
Wall Street melalui tiga indeks utamanya dibuka anjlok pada perdagangan Selasa malam (28/9/2021).
Wall Street Dibuka Anjlok, Investor Khawatir Lonjakan Inflasi (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Wall Street melalui tiga indeks utamanya dibuka anjlok pada perdagangan Selasa malam (28/9/2021). 

Munculnya kekhawatiran di pasar atas tekanan inflasi yang menggerakan imbal hasil obligasi AS, menjadi sentimen bagi pergerakan indeks selain krisis utang Evergrande dan tapering off Federal Reserve (The Fed). 

Indeks Dow Jones Industrial Average dibuka jatuh di 34.747,70 dari penutupan sebelumnya di 34.869,37. Pada Rabu dini hari pukul 00:57 WIB, DJI anjlok (-1,64%) di 34.297,46. 

S&P 500 (SPX) dibuka turun di 4.419,5 dari penutupan lalu di 4.443,1. Pukul 00:57 WIB, SPX merosot (-1,97%) di 4.355,6. 

Nasdaq 100 (NDX) dibuka longsor di 15.001,98 dari penutupan sebelumnya di 14.791,79. Pukul 00:59 WIB, NDX di zona merah (-2,72%) sebesar 14.791,79. 

Saat ini pasar dianalisa masih gelisah atas dampak sambutan Gubernur Fed Jerome Powell di depan Kongres pada Selasa malam (28/9) pukul 21.00 WIB. 

Sebelumnya rilis sebelum acara mencatat bahwa Powell mengakui bahwa ada tekanan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan, dilansir Reuters, Selasa malam (28/9/2021). 

Menurutnya, ada kemungkinan menuju 'peningkatan' dalam beberapa bulan ke depan. Meskipun tahun ini pergerakan inflasi masih rebound lantaran diselamatkan sejumlah sektor tertentu, tetapi pertumbuhannya diyakini semakin akut dalam beberapa bulan terakhir, dibuktikan dengan meningkatnya harga properti pada Agustus lalu. 

Sejumlah emiten turut mencatatkan kinerja bervariatif pada pembukaan Wall Street malam ini. Beberapa saham produsen vaksin mengalami penurunan terbesar di awal perdagangan meskipun ada optimisme kontribusi vaksin atas pandemi. Saham Moderna turun (-5,8%), sementara Novavax juga ikut merosot (-7%). 

Adapun saham energi masih berada di titik tertingginya. Beberapa emiten produsen bahan bakar seperti Exxon Mobil naik (0,8%), Chevron meningkat (0,5%), dan Camber Energy menguat (15%). 

Namun, beda halnya dengan saham teknologi yang masih mengalami aksi jual investor. Emiten Amazon dan Microsoft terpantau turun (-2%), sedangkan Alphabet (Google) juga ikut merosot (-2,6%) disusul Facebook yang tergelincir (-2,7%).

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD