Selain meredanya tekanan dari sektor energi, saham teknologi turut menjadi pendorong utama kenaikan Wall Street. Sentimen positif muncul setelah perusahaan chip memori China, ChangXin Memory Technologies (CXMT), mencatat kenaikan signifikan saat debut di bursa Shanghai dan menjadi salah satu perusahaan tercatat dengan kapitalisasi pasar terbesar di China.
Saham Microsoft naik 2,6 persen dan Alphabet, perusahaan induk Google, menguat 2,8 persen. Kedua perusahaan tersebut bersama sejumlah raksasa teknologi lainnya memiliki kapitalisasi pasar besar sehingga memberikan pengaruh terhadap pergerakan indeks utama Wall Street.
Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) Treasury AS tenor 10 tahun turun menjadi 4,65 persen dari sebelumnya 4,69 persen pada perdagangan Jumat. Penurunan yield tersebut turut memberikan ruang bagi saham untuk bergerak lebih tinggi.
Investor kini menantikan sejumlah data ekonomi penting pekan ini, termasuk laporan kepercayaan konsumen AS pada Selasa dan data inflasi pada Kamis. Perhatian utama pasar juga tertuju pada keputusan kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pada Rabu.
(Rahmat Fiansyah)