Trump juga menyatakan tarif tersebut akan dinaikkan menjadi 25 persen mulai 1 Juni dan berlaku hingga tercapai kesepakatan pembelian Greenland oleh AS. Pemerintah Denmark dan otoritas Greenland yang merupakan wilayah otonom menegaskan pulau tersebut tidak untuk dijual.
Kondisi tersebut mendorong lonjakan indeks volatilitas CBOE Volatility Index (VIX) ke level 20,09, tertinggi sejak 24 November 2025. Volume perdagangan juga meningkat dengan sekitar 20,6 miliar saham berpindah tangan, jauh di atas rata-rata 20 hari terakhir sebesar 17,01 miliar saham.
Managing Partner Harris Financial Group, Jamie Cox menilai, reaksi pasar masih bersifat sementara dan belum mengindikasikan kepanikan investor secara luas.
“Saya belum melihat tanda-tanda investor benar-benar keluar dari pasar. Saya juga akan terkejut jika penurunan mencapai 3-5 persen dalam pekan ini,” katanya.
Dari pasar obligasi global, gejolak di Jepang turut menambah tekanan sentimen. Obligasi pemerintah Jepang mengalami aksi jual besar-besaran yang mendorong imbal hasil ke rekor tertinggi, seiring kekhawatiran terhadap kondisi fiskal setelah wacana pemilu cepat oleh Perdana Menteri Jepang.