sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Kembali Anjlok, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Inflasi Tinggi

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
03/03/2026 22:31 WIB
Indeks utama Wall Street turun lebih dari 2 persen pada pembukaan perdagangan Selasa (3/3/2026), waktu setempat.
Wall Street Kembali Anjlok, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Inflasi Tinggi. (Foto Istimewa)
Wall Street Kembali Anjlok, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Inflasi Tinggi. (Foto Istimewa)

Industri seperti maskapai penerbangan dan perjalanan yang terpapar harga minyak mentah kembali terpukul untuk hari kedua. Saham Delta dan Royal Caribbean masing-masing turun sekitar 3 persen dan 4 persen.

Dow Jones Industrial Average dibuka turun 1.083,69 poin atau 2,22 persen menjadi 47.821,09, S&P 500 (.SPX) merosot 141,91 poin atau 2,06 persen menjadi 6.739,71, dan Nasdaq Composite (.IXIC) melemah 483,41 poin atau 2,12 persen menjadi 22.265,45.

Penurunan harga saham terjadi secara luas dan semua sektor utama di S&P 500 diperdagangkan dalam zona merah.

Investor khawatir harga minyak yang lebih tinggi dapat memicu inflasi dan mempersulit keputusan kebijakan bank sentral yang sudah tertekan oleh kenaikan harga akibat tarif.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement