sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Kembali Anjlok, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Inflasi Tinggi

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
03/03/2026 22:31 WIB
Indeks utama Wall Street turun lebih dari 2 persen pada pembukaan perdagangan Selasa (3/3/2026), waktu setempat.
Wall Street Kembali Anjlok, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Inflasi Tinggi. (Foto Istimewa)
Wall Street Kembali Anjlok, Pasar Khawatir Konflik Timur Tengah Picu Inflasi Tinggi. (Foto Istimewa)

Di luar geopolitik, investor bergulat dengan ketidakpastian tentang seberapa besar dampak model AI terhadap bisnis tradisional, sambil juga menilai volatilitas di pasar kredit swasta.

Saham MongoDB anjlok 26,3 persen setelah perusahaan perangkat lunak basis data tersebut memperkirakan laba kuartalan di bawah perkiraan analis.

Saham Target naik 4,4 persen setelah CEO baru Michael Fiddelke berjanji untuk kembali meningkatkan penjualan dan mengeluarkan prospek laba yang sangat optimistis, menandakan pemulihan di perusahaan ritel yang sedang kesulitan ini.

Jumlah saham yang turun melebihi jumlah saham yang naik dengan rasio 14,21 banding 1 di NYSE dan 8,21 banding 1 di Nasdaq.

Indeks S&P 500 mencatat 10 rekor tertinggi baru dalam 52 minggu dan tiga rekor terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatat 14 rekor tertinggi baru dan 110 rekor terendah baru.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement