sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Menguat, Nasdaq Naik 2 Persen Terdorong Harapan Deeskalasi Iran

Market news editor Febrina Ratna Iskana
31/03/2026 22:58 WIB
Wall Street dibuka menguat pada  perdagangan Selasa (31/3/2026) terdorong pernyataan Trump yang terbuka untuk mengakhiri perang di Iran.
Wall Street Menguat, Nasdaq Naik 2 Persen Terdorong Harapan Deeskalasi Iran. (Foto: iNews Media Group)
Wall Street Menguat, Nasdaq Naik 2 Persen Terdorong Harapan Deeskalasi Iran. (Foto: iNews Media Group)

Penutupan tersebut telah memicu peningkatan tajam harga minyak dan gas global selama sebulan terakhir, memicu kekhawatiran akan lonjakan inflasi di berbagai negara di dunia dan mengancam akan membebani sejumlah industri.

Harga Brent Berfluktuasi di sekitar USD115

Di sisi lain, kontrak berjangka minyak mentah Brent yang berakhir pada Mei terakhir kali berada di sekitar USD118,54 per barel, dibandingkan dengan level sebelum perang sekitar USD70 per barel. Brent berada di jalur untuk mencatatkan kenaikan persentase kuartalan terbesar sejak Perang Teluk pada 1990.

Sementara itu, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 0,4 persen menjadi USD102,37 per barel.

Kekhawatiran meluas bahwa guncangan energi akan memicu tekanan inflasi di berbagai negara di dunia, kekhawatiran yang diperkuat oleh data pada Selasa yang menunjukkan lonjakan pertumbuhan harga konsumen menjadi 2,5 persen di zona mata uang Euro pada bulan Maret.

Kenaikan ini lebih tinggi dari kenaikan 1,9 persen pada Februari dan melampaui target jangka menengah Bank Sentral Eropa sebesar 2 persen.

Halaman : 1 2 3 4 5 6
Advertisement
Advertisement