Yang perlu diperhatikan, tingkat perekrutan pada Februari sedikit turun menjadi 3,1 persen, tingkat terendah sejak April 2020.
"Ini adalah resesi perekrutan. Dan orang Amerika merasakannya. Ada penurunan perekrutan yang signifikan pada Februari di sektor perhotelan dan konstruksi," kata kepala ekonom di Navy Federal, Heather Long, dilansir dari X.
"Intinya: Pasar kerja sudah membeku sebelum perang di Iran dimulai. Sangat mengkhawatirkan bahwa situasi 'tidak ada perekrutan, tidak ada pemecatan' dapat dengan cepat berubah menjadi pasar kerja 'tidak ada perekrutan, mulai pemecatan' jika tidak ada resolusi segera," tambah Long.
Data JOLTS muncul menjelang laporan penggajian non-pertanian Februari yang ditunggu-tunggu, yang dijadwalkan pada hari Jumat.
Adapun hasil kinerja emiten terus dipantau oleh investor setelah penutupan pasar, salah satunya grup pakaian olahraga Nike (NYSE:NKE). Mereka mencari tanda-tanda dampak perang terhadap perusahaan-perusahaan Amerika.