sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Rebound Usai Trump Batalkan Ancaman Tarif untuk Eropa

Market news editor Rahmat Fiansyah
22/01/2026 06:15 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/1/2025) usai Presiden Donald Trump membatalkan rencana soal tarif.
Bursa saham AS ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/1/2025) usai Presiden Donald Trump membatalkan rencana soal tarif. (Foto: iNews Media Group)
Bursa saham AS ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/1/2025) usai Presiden Donald Trump membatalkan rencana soal tarif. (Foto: iNews Media Group)

 “Saya rasa siapa yang memiliki Greenland tidak berdampak langsung secara ekonomi. Yang berdampak besar bagi ekonomi adalah apakah kita mulai saling memberlakukan tarif satu sama lain,” katanya.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 588,64 poin atau 1,21 persen ke level 49.077,23. Indeks S&P 500 menguat 78,76 poin atau 1,16 persen menjadi 6.875,63, sementara Nasdaq Composite naik 270,50 poin atau 1,18 persen ke posisi 23.224,83.

Penguatan ini sekaligus menandai pemulihan Wall Street setelah mencatat penurunan terdalam dalam tiga bulan terakhir pada perdagangan 20 Januari, ketika investor sempat melakukan aksi jual besar-besaran.

Sentimen positif juga diperkuat oleh kinerja solid sektor perbankan. Laporan keuangan sejumlah bank besar mendorong indeks perbankan regional melonjak tajam, sementara sektor energi memimpin penguatan subsektor S&P 500 seiring lonjakan harga gas alam akibat cuaca dingin.

Di sisi lain, saham United Airlines ikut terkerek setelah maskapai tersebut merilis prospek kinerja yang optimistis untuk kuartal berjalan dan sepanjang tahun ini. Penguatan juga menjalar ke saham maskapai lain seperti Delta Air Lines, American Airlines, dan Southwest Airlines.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement