sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Rebound Usai Trump Batalkan Ancaman Tarif untuk Eropa

Market news editor Rahmat Fiansyah
22/01/2026 06:15 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/1/2025) usai Presiden Donald Trump membatalkan rencana soal tarif.
Bursa saham AS ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/1/2025) usai Presiden Donald Trump membatalkan rencana soal tarif. (Foto: iNews Media Group)
Bursa saham AS ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/1/2025) usai Presiden Donald Trump membatalkan rencana soal tarif. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (21/1/2025), seiring tercapainya kerangka kesepakatan terkait Greenland yang meredam potensi penerapan tarif baru AS terhadap sekutu-sekutunya di Eropa.

Ketiga indeks utama Wall Street bangkit setelah Presiden AS, Donald Trump mengumumkan kesepakatan tersebut melalui platform Truth Social. Kesepakatan ini menurunkan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan perang dagang baru yang sempat membebani pergerakan saham global.

“Kami telah membentuk kerangka dari kesepakatan di masa depan terkait Greenland, dan pada dasarnya, seluruh kawasan Arktik. Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari,” katanya dikutip dari Reuters.

Sebelum pengumuman tersebut, Wall Street sudah bergerak di zona hijau. Namun, reli pasar semakin menguat setelah investor menyambut kepastian batalnya kebijakan tarif yang berpotensi mengganggu hubungan dagang lintas kawasan.

Kepala strategi investasi dan riset Glenmede, Jason Pride, menilai kepemilikan Greenland bukan faktor krusial bagi ekonomi global.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement