AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Waskita Beton (WSBP) Bidik Kenaikan Kontrak Baru hingga 30 Persen

MARKET NEWS
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Sabtu, 06 Agustus 2022 09:05 WIB
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) optimistis kinerja perseroan akan semakin meningkat hingga akhir 2022.
Waskita Beton (WSBP) Bidik Kenaikan Kontrak Baru hingga 30 Persen. (Foto: MNC Media)
Waskita Beton (WSBP) Bidik Kenaikan Kontrak Baru hingga 30 Persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) optimistis kinerja perseroan akan semakin meningkat hingga akhir 2022. Atas alasan itu, WSBP membidik pertumbuhan nilai kontrak baru (NKB) hingga 30 persen tahun ini.

Presiden  Direktur WSBP FX Poerbayu Ratsunu mengatakan, optimisme pertumbuhan kinerja perseroan seiring dengan adanya angin segar pasca pencapaian homologasi penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Tahun ini, perseroan menargetkan akan meraih NKB sebesar Rp 3,5 triliun, meningkat signifikan dibanding pencapaian 2021 sebesar Rp 2,7 triliun. Perolehan target NKB ini berasal dari prospek proyek eksternal sebesar 35 persen, dengan rincian dari BUMN atau BUMD sebesar 36 ppersen, pihak swasta sebesar 51 persen, pemerintah sebesar 12 persen, dan luar negeri sebesar 1 persen. Sementara, NKB dari proyek internal ditargetkan sebesar 65 persen.

“Kami memiliki motivasi dan semangat yang baik untuk meraih target di tahun ini,” kata Poerbayu dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (6/8/2022).

Untuk mendukung target tersebut, perseroan memiliki produk-produk beton precast yang dapat diaplikasikan pada berbagai proyek infrastruktur maupun bangunan. Dengan demikian, perseroan optimistis dapat menangkap peluang pasar eksternal dari swasta, BUMN dan anak usahanya, seperti pembangunan infrastruktur dan ibu kota negara baru (IKN).

Poerbayu menjelaskan bahwa, fokus manajemen pada pasar eksternal sejalan dengan strategi dalam peningkatan eksposur WSBP ke pelanggan eksternal yang telah dicanangkan telah berbuah manis. Hal itu tergambar dengan adanya permintaan yang tinggi terhadap produk-produk WSBP, tercatat pada tahun 2021 WSBP memiliki 163 pelanggan eksternal.

Selain mengincar proyek dari pasar eksternal, optimisme perseroan juga didorong oleh potensi pasar yang semakin besar dari proyek-proyek internal grup Waskita. Perseroan berkomitmen untuk turut serta pada proyek pengembangan jalan tol yang dilakukan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

“Kami  juga akan berpartisipasi maksimal pada ragam jenis proyek infrastruktur lainnya yang dikerjakan grup Waskita seperti proyek bendungan, tower transmisi, hingga jalur kereta,” ujar dia.

Dia menjelaskan, potensi pasar dari internal grup Waskita tahun ini sangat besar, khususnya untuk proyek-proyek jalan tol yang saat ini berkembang pesat di Pulau Jawa dan Sumatera.

Dengan ditargetkannya NKB tersebut ditambah kontrak carry over dari tahun 2021 sebesar Rp3,3 triliun, maka WSBP memperkirakan total nilai kontrak dikelola perusahaan pada tahun 2022 dapat mencapai Rp6,8 triliun. 

Untuk mencapai target tersebut, perseroan berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimilik. WSBP saat ini memiliki sembilan plant di Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan total kapasitas produksi mencapai 3,7 juta ton per tahun. Selain itu, WSBP juga memiliki 31 batching plant untuk produk readymix yang terletak di berbagai penjuru wilayah di Indonesia. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD