Purbaya mengatakan, awalnya tim Kemenkeu menyisir sekitar 20 eksportir sawit. Namun, fokus penyelidikan dipersempit kepada 10 perusahaan dengan nilai transaksi terbesar.
“Yang kami fokuskan yang besar-besar. Kalau yang besar saja begitu, kemungkinan yang kecil juga melakukan hal serupa,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai nama perusahaan yang diduga terlibat, Purbaya mengonfirmasi beberapa grup besar seperti Wilmar International, Musim Mas Group, dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk masuk dalam radar investigasi.
Sementara itu, untuk nama lain seperti PT Astra Agro Lestari Tbk dan Golden Agri-Resources, ia belum memberikan kepastian.
“Kayanya enggak itu, saya nggak tahu, saya lupa,” kata Purbaya.
Ketika ditanya mengenai perusahaan lain seperti First Resources Limited, Cargill, dan Bumitama Agri Ltd, Purbaya memilih tidak memberikan komentar lebih lanjut. (Aldo Fernando)