Menurut dia, akuisisi PT Laxo Global Akses merupakan langkah awal dari strategi jangka panjang perseroan untuk membangun platform bisnis yang lebih kuat, lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham. Bahkan, perseroan akan terus mencari peluang sinergi yang dapat memperkuat fundamental sekaligus meningkatkan kualitas pendapatan di masa depan.
Selaras dengan visi tersebut, perseroan akan terus mengembangkan proyek-proyek yang mengintegrasikan teknologi digital ke dalam setiap tahap pengembangan kawasan. Kehadiran PT Laxo Global Akses diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan konektivitas proyek-proyek WINR, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan berbagai layanan digital bernilai tambah, seperti smart home, building management system, Internet of Things (IoT), cloud services, hingga layanan digital lainnya yang akan berkembang mengikuti kebutuhan pasar.
Melalui strategi tersebut, ujar Yusmen, WINR menargetkan terbentuknya ekosistem bisnis yang saling terintegrasi, di mana pertumbuhan sektor properti dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan bisnis infrastruktur digital. Perseroan meyakini sinergi ini akan memperkuat daya saing, meningkatkan kualitas aset, memperluas basis pendapatan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.
Bagi WINR, kepemilikan perusahaan ISP memungkinkan penyediaan layanan internet terintegrasi di berbagai proyek perseroan, sehingga meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas sumber pendapatan dari layanan digital.