Namun, kafein sebaiknya dikonsumsi secukupnya dan tidak dijadikan solusi utama. Efek kafein biasanya hanya bertahan beberapa jam, sehingga tetap perlu diimbangi dengan istirahat yang cukup.
4. Ajak Penumpang untuk Berinteraksi
Jika tidak berkendara sendirian, manfaatkan kehadiran penumpang untuk menjaga kewaspadaan. Kalau perlu, mintalah seseorang untuk menemani Anda mengemudi di kursi depan. Sehingga Anda tidak mengemudi dalam diam.
Mengobrol ringan atau mendengarkan cerita dapat membantu otak tetap aktif. Jika memungkinkan, lakukan pergantian pengemudi agar tubuh tidak kelelahan akibat menyetir terlalu lama.
5. Kenali dan Respons Cepat Tanda Microsleep
Tanda-tanda microsleep sering kali muncul sebelum benar-benar terjadi, seperti sering menguap, mata terasa berat, sulit fokus, atau tidak mengingat beberapa detik terakhir perjalanan.
Jika mengalami gejala tersebut, segera menepi dan beristirahat. Jangan memaksakan diri karena risiko kecelakaan meningkat drastis.
Itulah 5 tips mengatasi microsleep saat berkendara selama arus balik Lebaran 2026.
(Nadya Kurnia)