5. Kebiasaan Berbasis Teknologi
Pada 2026, personalisasi berbasis teknologi akan terus membentuk pola wellness sehari-hari, membantu konsumen membuat keputusan yang lebih tepat serta membangun rutinitas sesuai kebutuhan, preferensi, dan tujuan performa masing-masing.
Penilaian berbasis kecerdasan buatan, tes biomarker mandiri di rumah, serta perangkat suplemen yang dipersonalisasi memperluas akses terhadap informasi yang sebelumnya hanya tersedia di lingkungan klinis.
Dengan demikian, masyarakat dapat menyesuaikan asupan protein, hidrasi, mikronutrien, dan strategi pemulihan berdasarkan umpan balik waktu nyata, bukan sekadar perkiraan.
6. Tren Konsumsi Creatine
Pada tahun ini, creatine akan terus berkembang sebagai salah satu suplemen paling andal dan berbasis riset bagi mereka yang ingin membangun konsistensi dan meningkatkan kekuatan tubuh.
Jika sebelumnya lebih banyak digunakan oleh atlet, kini creatine diakui sebagai suplemen yang efektif untuk meningkatkan daya ledak, kualitas latihan, dan pemulihan otot.
Penggunaannya yang pesat di kalangan perempuan aktif menjadi sorotan tersendiri, seiring semakin banyak orang memasukkan creatine ke dalam rutinitas harian untuk mendukung kekuatan dan gaya hidup aktif.
(Nadya Kurnia)