AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Apa Hukum Mahar Saham dalam Islam? Yuk Simak Penjelasan dan Tipsnya

MILENOMIC
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 16 Juli 2021 16:33 WIB
Mahar dalam bentuk saham dapat dikatakan sah karena berupa aset berharga yang bernilai.
Mahar dalam bentuk saham dapat dikatakan sah karena berupa aset berharga yang bernilai.  (Foto: MNC Media)
Mahar dalam bentuk saham dapat dikatakan sah karena berupa aset berharga yang bernilai. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Saat ini, tak sedikit calon suami yang menyiapkan saham untuk dijadikan sebagai mahar pernikahan. Lalu, apa Hukum mahar saham dalam Islam? Apakah saham bisa sah dijadikan mahar sebuah pernikahan?

Dalam Islam, mahar dikategorikan sebagai syarat pernikahan. Hal itu seperti firman Allah SWT. dalam Qs. An-Nisa [3] : 4. 

“Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya,”.

Kemudian syarat dari maskawin itu sendiri ialah sesuatu yang memiliki nilai, meskipun sederhana. Maka mahar dalam bentuk saham dapat dikatakan sah karena berupa aset berharga yang bernilai. 

Lalu apa saja yang harus dilakukan untuk menjadikan saham sebagai mahar?

1. Analisis Fundamental

Seperti membeli saham pada umumnya, seorang investor harus mengetahui saham apa yang ia beli dari segi kualitas perusahaan, produk, dan pemegang penting perusahaan. Dalam kasus ini, maka calon suami hendaknya mengetahui fundamental suatu perusahaan karena jika kualitas perusahaan sehat, tentu sahamnya bisa dijadikan investasi jangka panjang.

2. Kenali Produk Perusahaan

Perusahaan yang melantai di BEI kini sudah sangat banyak, namun tetap harus berhati-hati dalam memilih perusahaan yang memiliki kualitas yang baik. Usahakan dalam memilih saham sebagai mahar, investor sudah tau produk yang ditawarkan perusahaan tersebut ialah produk legal dan halal. Dalam website www.idx.co.id sudah tersedia laman khusus untuk perusahaan dengan saham syariah yang melantai di BEI.

3. Melihat Prospek Jangka Panjang

Mahar merupakan barang yang sakral dan hendaknya disimpan sebagai tanda cinta suami-istri dalam jangka waktu yang sangat panjang. Maka jika mahar tersebut dalam bentuk saham, usahakan saham yang dibeli memiliki prospek bagus dalam jangka panjang. Supaya bisa menambah nilai dari saham itu sendiri.

4. Memiliki Sekuritas

Untuk membeli saham syarat paling utama tentunya kedua mempelai memiliki rekening sekuritas untuk kemudian membeli saham yang dipergunakan sebagai mahar.

5. Mencetak Warkat Saham

Setelah pembelian saham terlaksana, calon suami memindahkan kepemilikan saham kepada sekuritas calon istri kemudian mencetaknya di Biro Administrasi Efek sebagai bukti kepemilikan di atas kertas untuk seserahan mas kawin.

Demikian tips untuk membeli saham sebagai mahar perkawinan, tidak terlalu sulit karena hendaknya memilih mahar yang memudahkan. Selain praktis, mahar saham juga menjadi solusi investasi jangka panjang dalam membangun bahtera rumah tangga. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD