AALI
9650
ABBA
242
ABDA
0
ABMM
2330
ACES
780
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7100
ADHI
805
ADMF
8075
ADMG
174
ADRO
2920
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
705
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1045
AKSI
298
ALDO
840
ALKA
298
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.76
-0.34%
-1.85
IHSG
6981.34
-0.22%
-15.11
LQ45
1004.23
-0.34%
-3.41
HSI
22051.03
-1.64%
-367.94
N225
26718.40
-1.22%
-331.07
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,844
Emas
868,854 / gram

Apakah Pengangguran Wajib Lapor SPT? Simak Penjelasannya

MILENOMIC
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Kamis, 16 Juni 2022 13:27 WIB
Mungkin banyak orang bertanya, apakah pengangguran wajib lapor SPT? SPT merupakan kewajiban bagi setiap orang yang menjadi Wajib Pajak
Apakah Pengangguran Wajib Lapor SPT? Simak Penjelasannya (Foto: MNC Media)
Apakah Pengangguran Wajib Lapor SPT? Simak Penjelasannya (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Mungkin banyak orang bertanya, apakah pengangguran wajib lapor SPT? SPT merupakan kewajiban bagi setiap orang yang menjadi Wajib Pajak.

Setiap Subjek Pajak memiliki sebuah Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP yang berfungsi sebagai sebuah nomor identitas perpajakan. Biasanya, orang yang memiliki NPWP adalah orang yang sudah memiliki penghasilan. Namun, bagaimana jika Anda memiliki NPWP tetapi masih menganggur atau belum memiliki penghasilan?

Apakah Pengangguran Wajib Lapor SPT?

Setiap orang yang memiliki NPWP wajib melaporkan SPT setiap tahunnya. Biasanya, batas terakhir pelaporan SPT jatuh pada akhir Maret. Setiap orang yang memiliki total gaji di atas batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) wajib untuk melaporkan dan juga membayarkan pajak. 

Sedangkan untuk orang yang berpenghasilan di bawah batas PTKP hanya memiliki kewajiban untuk melaporkan SPT saja. Batas PTKP tersebut sebesar Rp54.000.000 per tahun atau Rp4.500.000 per bulan. Maka dari itu, jika penghasilan Anda masih di bawah Rp4.500.000, maka Anda tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak.

Lalu, bagaimana dengan orang yang tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran? Seseorang yang tidak memiliki pekerjaan tentunya tidak memiliki penghasilan. Orang tersebut sebenarnya tidak wajib untuk memiliki NPWP, namun bisa membuatnya jika ingin. 

Jika seseorang sudah memiliki NPWP namun belum memiliki penghasilan, orang tersebut akan masuk ke dalam kategori Wajib Pajak Non Efektif (WP NE).

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD