AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Ingin Cepat Dapat Kerja? Yuk Ikuti Tips Menulis CV Agar Bisa Tarik Perhatian HRD

MILENOMIC
Neneng Zubaedah
Kamis, 09 Desember 2021 19:15 WIB
Keterampilan menulis CV sangat dibutuhkan karena dapat membentuk kesan pertama antara jobseeker dan recruiter.
Keterampilan menulis CV sangat dibutuhkan karena dapat membentuk kesan pertama antara jobseeker dan recruiter.
Keterampilan menulis CV sangat dibutuhkan karena dapat membentuk kesan pertama antara jobseeker dan recruiter.

IDXChannel - Curriculum Vitae (CV) merupakan dokumen yang berisi tentang informasi gambaran diri seseorang. CV biasanya digunakan para jobseeker saat hendak melamar suatu pekerjaan. Sayangnya, keterampilan menulis CV jarang diberikan oleh instansi pendidikan formal.

Padahal keterampilan menulis CV sangat dibutuhkan karena dapat membentuk kesan pertama antara jobseeker dan recruiter. Oleh karena itu, melalui Webinar Nasional Kepelatihan Desain dan Kepenulisan, Himpunan Mahasiswa Sosiologi (Himasos) FISIP UNS membagikan tips membuat CV yang baik dan benar. Menghadirkan Armando Radityawan yang merupakan Assesor Daya Dimensi Indonesia.

Mula-mula, Armando Radityawan mengawali pemaparannya dengan membagikan rahasia recruiter dalam menyeleksi calon karyawannya. Biasanya recruiter hanya memerlukan waktu 30-40 detik saat membuka CV para jobseeker. Hal tersebut dikarenakan banyaknya pelamar yang mendaftar.

Recruiter juga cenderung melihat portofolio sebelum melihat CV. Bahkan keterbatasan waktu dan membludaknya jumlah pelamar yang masuk membuat recruiter semakin selektif ketika membuka CV.

Perusahaan yang belum menggunakan search engine akan menghapus email yang berbentuk rar dan tanpa bodi email. Oleh karena itu, para jobseeker harus memastikan bodi email dan format dokumen yang dikirim.

“CV sebaiknya memperhatikan penyampaian data diri. Pastikan mudah untuk dilihat, kontennya mudah untuk dimengerti dan memiliki nilai jual. Urutkan dari yang paling rumit ke yang paling simple, dan desain,” tutur Armando Radityawan melansir laman resmi UNS di uns.ac.id, Kamis (9/12/2021).

Armando Radityawan membagikan tips agar para job seekers tidak mencantumkan rate dalam kolom skill. Jobseeker cukup mencantumkan bidang keahlian yang dimiliki.

Selain itu, jobseeker juga perlu mempertimbangkan relevansi CV yang dibuat. Jobseeker sebaiknya memperhatikan industri yang dituju sebelum memutuskan untuk mengirim CV yang sama di beberapa pekerjaan.

Berdasarkan keterbatasan waktu yang dimiliki recruiter dalam mereview satu CV, maka Armando Radityawan menyarankan agar jobseeker membuat CV dalam satu halaman saja.

“Usahakan sesingkat mungkin dan harus relevan,” ujarnya.

Selanjutnya, Armando Radityawan menyarankan agar jobseeker juga mempertimbangkan komposisi warna yang digunakan dalam menyusun CV. Terakhir, sebagai upaya pengecekan ulang, jobseeker sebaiknya membaca ulang CV yang disusun untuk memastikan tidak ada kekeliruan atau kesalahan penulisan.

Melalui tips tersebut, Armando Radityawan berharap agar para jobseeker bisa membangun personal branding melalui CV. Pasalnya CV yang baik adalah CV yang mampu mempresentasikan gambaran diri jobseeker kepada recruiter.

“CV merupakan alat memperkenalkan diri kepada recruiter. Karena wawancara hanya memiliki waktu yang singkat, CV menjadi acuan ulang recruiter untuk mengingat pelamar,” pungkasnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD