Gabungan antara beban kerja, kecukupan gaji untuk biaya hidup, dan kondisi ekonomi menjadi variabel penting yang menentukan pandangan karyawan tentang seberapa adil gaji bagi mereka dan tingkat kepuasan mereka terhadap gajinya saat ini.
Tingkat Kepuasan Gaji Karyawan Lintas Generasi
Temuan menarik lainnya dalam survei ini adalah tingkat kepuasan gaji lintas generasi, di mana 49 partisipan Gen Z merasa dibayar dengan wajar dan 65 persen partisipan merasa senang dengan gajinya saat ini. Sementara pada partisipan generasi milenial dan X, sebanyak 49 partisipan milenial dan 41 persen generasi X merasa digaji dengan cukup baik.
Padahal, survei yang sama juga menyebutkan bahwa Gen Z dibayar lebih rendah dibandingkan dengan karyawan generasi milenial dan generasi X secara rata-rata. Sebanyak 42 persen partisipan Gen Z bahkan digaji di bawah Rp4 juta per bulan.
Hal ini karena 15 persen partisipan Gen Z tengah bekerja part time. Namun, lagi-lagi, dalam pekerjaan penuh waktu pun, partisipan Gen Z dalam survei ini juga dibayar lebih rendah.
Sebanyak 33 persen partisipan Gen Z dibayar di bawah Rp4 juta dan 18 persen dibayar sesuai rata-rata gaji karyawan penuh waktu.
(Nadya Kurnia)