“Ini menunjukkan bahwa program ini menjangkau kelompok dengan kemampuan ekonomi yang benar-benar terbatas,” kata Qodari.
Dari sisi jenjang dan bidang studi, sebanyak 90 persen penerima menempuh program sarjana atau sarjana terapan. Sementara jika dilihat dari distribusi rumpun ilmu, penerima paling banyak berasal dari rumpun ilmu sosial dan humaniora (Soshum) sebesar 59 persen, disusul sains dan teknologi (Saintek) 32 persen, kesehatan 9 persen, dan kedokteran 0,1 persen.
(Nadya Kurnia)