“Untuk sementara sekarang masih proses kesehatan. Jadi penentuan nanti ada di kesehatan,” katanya.
Adapun jamaah dalam kloter ketiga berasal dari wilayah DKI Jakarta. Asrama Haji Pondok Gede memang khusus melayani keberangkatan jamaah dari provinsi tersebut.
Zakiyudin menambahkan, proses keberangkatan kloter pertama dan kedua sebelumnya berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menyebut seluruh tahapan, termasuk kelengkapan dokumen, telah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
“Untuk satu dan dua alhamdulillah semua berjalan sesuai schedule,” tuturnya. Dari hasil evaluasi, kesadaran jamaah terkait aturan barang bawaan juga dinilai semakin baik. Menurut dia, hasil pemeriksaan awal hingga akhir menunjukkan tidak banyak pelanggaran terkait barang yang dilarang maupun batas maksimal koper. “Sehingga jamaah sudah bisa menyadari untuk bisa memenuhi koper-kopernya sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Sementara itu, layanan khusus juga disiapkan bagi jamaah lanjut usia dan kebutuhan khusus. Pada kloter ketiga tercatat terdapat 83 jamaah lansia dan tiga jemaah berkebutuhan khusus. Pihak asrama menyiapkan kursi roda serta jalur prioritas untuk mempercepat layanan. “Kita tempatkan mereka di fast track untuk lansia agar mereka juga bisa memperoleh layanan baik dari sisi kesehatan, dokumen, maupun pembagian living cost sampai dengan ke kamar mereka lebih spesial,” kata Zakiyudin.