Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperkirakan puncak arus mudik angkutan udara di 37 bandara yang dikelolanya akan terjadi pada Rabu (18/3/2026). Pada hari tersebut, jumlah penumpang secara nasional diproyeksikan mencapai sekitar 570.000 orang dengan sekitar 4.000 penerbangan.
Dua bandara tersibuk di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, diperkirakan masing-masing melayani sekitar 187.000 penumpang dan 71.000 penumpang pada puncak arus mudik.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan seluruh bandara telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan trafik, baik dari sisi operasional maupun pelayanan.
“Fasilitas dan personel di seluruh bandara kami optimalkan untuk memastikan keamanan, keselamatan dan kenyamanan pemudik pada puncak arus mudik,” ujar Pahlevi dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (20/3/2026).
Ia menjelaskan sejumlah titik penting di area keberangkatan menjadi fokus pengawasan, seperti security check point (SCP), layanan check-in, serta boarding lounge.