IDXChannel - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Israel untuk mendukung kesepakatan yang dibuat Washington dengan Iran.
Vance mengingatkan, AS adalah satu-satunya sekutu utama Israel yang tersisa.
“Jika saya berada di kabinet pemerintah Israel, saya tidak akan menyerang satu-satunya sekutu kuatnya yang tersisa di seluruh dunia,” kata Vance dalam sebuah konferensi pers, dilansir dari Time pada Jumat (19/6/2026).
Pernyataan tersebut mengindikasikan keretakan hubungan pemerintahan Presiden AS Donald Trump dengan kepemimpinan Israel. Kedua negara bersama-sama melancarkan perang melawan Iran pada Februari.
Hubungan keduanya merenggang setelah Trump mendorong kesepakatan damai dengan Iran. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ingin terus dapat menyerang kelompok militan Hizbullah, sekutu Iran yang berbasis di Lebanon.
Nota kesepahaman (MoU) antara AS dan Iran, yang resmi ditandatangani pekan ini, mewajibkan Israel untuk menghentikan serangan rudalnya di Lebanon.