Meski demikian, rencana Iran itu ditentang banyak negara dan industri pelayaran. AS mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada kapal yang membayar tarif tol ke Teheran.
Baca Juga:
Perusahaan pelayaran Maersk baru-baru ini mengungkapkan bahwa satu kapalnya berhasil keluar dari Selat Hormuz dengan bantuan dari militer AS. Namun, banyak perusahaan lainnya masih ragu untuk mengikuti panduan AS di tengah ancaman serangan Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)