"Tentu kita mengacu pada data BPS bahwa di bulan April kemarin, inflasi kita turun. Secara nasional artinya kondisi harga terkendali," ujarnya.
Meski demikian, Bapanas mencatat distribusi pangan masih menjadi tantangan utama. Hal ini disebabkan sentra produksi pangan yang belum merata di seluruh wilayah serta perbedaan periode panen antar daerah.
"Memang yang menjadi catatan kita bersama itu distribusi, karena sentra-sentra produksi belum merata di semua wilayah dan periode (panen) waktunya tentunya juga berbeda-beda antarwilayah," sambung Maino.
Berdasarkan pemantauan Bapanas hingga 29 Mei 2026 atau dua hari setelah Iduladha, rata-rata harga sejumlah komoditas pangan pokok strategis masih berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen.
Rerata harga beras medium secara nasional di Rp13.456 per kilogram (kg) yang telah turun tipis 0,19 persen dari seminggu sebelumnya. Sementara bawang merah di Rp47.185 per kg dari HAP tertinggi Rp41.500 per kg.