Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kennedy Azis menjelaskan bahwa kerusakan jembatan menjadi tantangan besar karena berdampak langsung pada akses warga. Bahkan di beberapa wilayah, warga harus memutar hingga 20 km akibat jembatan utama terputus.
Kota Sibolga Belum Bisa Ditempuh via Jalur Darat
Sementara itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, Kota Sibolga, Sumatera Utara, belum bisa diakses lewat jalur darat setelah tiga hari pasca bencana banjir dan longsor yang melanda daerah tersebut.
Hal ini disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers update penanganan bencana di Sumatera melalui akun YouTube BNPB Indonesia, Sabtu (29/11/2025).
“Kota Sibolga sampai hari ketiga penanganan darurat ini belum bisa ditembus lewat darat,” kata Sunaryanto.
Ia mengungkapkan, pendistribusian logistik bagi warga setempat sejauh ini dilakukan via jalur udara.