"Kejadian baru juga terjadi di Kabupaten Barito Selatan dengan dampak sementara tercatat sebanyak 4.251 kepala keluarga atau 13.392 jiwa terdampak, serta 74 unit rumah terdampak. Kondisi debit air masih mengalami kenaikan dan banjir belum surut," kata Aam; sapaan Abdul Muhari.
Kejadian baru lainnya dilaporkan dari Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Banjir berdampak pada 1.351 kepala keluarga atau 5.277 jiwa, dengan jumlah rumah terdampak sebanyak 1.351 unit. Hingga saat ini banjir masih menggenangi wilayah terdampak dengan tinggi muka air sekitar 9–70 cm.
Di wilayah Indonesia timur, banjir dan tanah longsor terjadi di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kejadian ini berdampak pada 75 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa yang mengungsi, serta 35 unit rumah terdampak.
"Hujan dengan intensitas tinggi masih terus terjadi di wilayah tersebut sehingga potensi bencana susulan masih perlu diwaspadai," katanya.