Aam menegaskan, target pemulihan akses jalan nasional tercapai. Dengan pulihnya jalur atau akses darat utama, baik itu jalur lintas timur, lintas tengah dan lintas barat maupun penghubung di antara tiga jalur lintas ini akan mempercepat pemulihan, khususnya sektor energi, kelistrikan dan komunikasi di daerah yang sebelumnya sulit dijangkau, seperti Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Sementara itu, jembatan yang mengalami kerusakan sebelumnya dilaporkan sebanyak 16 jembatan telah 100 persen diselesaikan. Rincian jembatan selesai yaitu 12 jembatan fungsional di lokasi eksisting, dan empat jembatan fungsional melalui jalur alternatif, di antaranya Weihni Enang-Enang, Jamur Ujung, Titi Merah dan Krueng Beutong.
Sedangkan titik longsoran yang tercatat pada 361 titik, hingga hari ini (1/1/2025) telah selesai pengerjaan pada 360 titik atau 99,72 persen. Satu titik longsoran yang masih dikerjakan yaitu arah Jembatan Weihni Enang-Enang fungsional melalui jalan alternatif.
Pencapaian sejauh ini tidak terlepas dari kolaborasi dan gotong royong semua pihak. Dengan berangsur-angsur pulih akses jalan dan jembatan, pemerintah mengharapkan pemulihan sektor energi dapat tercapai pada pertengahan Januari 2026.