IDXChannel—PT ASDP Indonesia Ferry mengungkapkan kerugian pada reputasi perusahaan karena keberadaan calo tiket di sekitar pelabuhan. Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengaku menerima laporan penumpang yang mengeluhkan harga tiket.
Padahal harga tiket kapal ASDP relatif murah dan dapat dipesan secara online melalui website atau aplikasi Ferizy. Dugaan Heru, tiket mahal yang dikeluhkan sejumlah penumpang ini dibeli bukan melalui kanal penjualan resmi.
“ASDP itu menjual tiket secara online. Jadi, saya rasa semestinya tidak ada tiket-tiket yang lebih mahal dibandingkan dengan tiket yang asli kita jual. Kecuali kalau mereka membeli tiketnya melalui agen atau melalui calo,” ucap dia, Senin (16/3/2026).
Heru mengungkapkan bahwa pihaknya belum mengetahui berapa nominal kerugian yang ditimbulkan akibat banyaknya calo tiket. Namun, sudah jelas Heru merasa ASDP dirugikan secara reputasi karena adanya keluhan tiket “mahal” dari penumpang.
“Belum kami bisa memastikan, yang pasti adalah bahwa kerugian kami adalah reputasi dan nama baik. Kami menjaga reputasi selama 6 tahun menjual tiket secara online, ternyata masih ada calon yang masih beroperasi, tentu merugikan reputasi atau nama baik kami,” ungkap Heru.
Dia menegaskan harga tiket yang dijual ASDP sendiri sudah mendapat subsidi dari pemerintah sebesar 21,9 persen. Sehingga, harga yang dijual sudah murah dari harga tiket pada hari-hari normal (di luar masa angkutan Lebaran).
“Kemudian yang kedua, kami melalui pemerintah ini juga mendapatkan stimulus dari pemerintah itu sebesar 21,9 persen,” ucap dia.
Untuk mengatasi calo tiket yang masih eksis, Heru berupaya memberantas keberadaannya dengan menindak para calo, bekerja sama dengan pihak kepolisian dan penegak hukum.
“Tentunya kami juga melakukan tindakan. Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian dan penegak hukum akan menindak para calo yang kemudian masih beroperasi di wilayah pelabuhan,” pungkas dia.
(Nadya Kurnia)