"Sistem ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diperkirakan bergerak perlahan ke arah barat dalam 24 jam ke depan," katanya.
Bibit Siklon Tropis 95W terbentuk pada 4 Maret 2026 pukul 13.00 WIB di luar wilayah monitoring TCWC Jakarta. Pada 6 Maret 2026 pukul 01.00 WIB, sistem ini terpantau berada di Samudra Pasifik utara Papua dan masuk dalam wilayah monitoring TCWC Jakarta. Sistem ini juga memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diperkirakan bergerak perlahan ke arah barat.
BMKG mengatakan meski peluangnya rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis, beberapa bibit siklon tersebut dapat menimbulkan dampak tidak langsung berupa peningkatan tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan Indonesia.
"BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan tersebut," ujarnya. (Wahyu Dwi Anggoro)