Dalam keadaan normal, kapal-kapal yang keluar dari Teluk biasanya melewati sisi selatan Selat Hormuz yang lebih dekat dengan Oman daripada sisi utara yang dikendalikan Iran
“Kita mungkin sedang menyaksikan dimulainya proses verifikasi oleh Iran di mana kapal harus disetujui untuk transit melalui Selat Hormuz dengan singgah di antara Larak dan Qeshm,” kata Kelly.
Salah satu kapal yang melintasi Selat Hormuz melalui rute tidak biasa itu ialah kapal tanker Aframax berbendera Pakistan, Karachi, yang membawa minyak mentah Das dari Abu Dhabi.
Menurut data pelacakan MarineTraffic, kapal tanker sepanjang 237 meter itu memasuki Zona Ekonomi Eksklusif Iran pada 15 Maret pukul 11:33 UTC, melintasi selat pada pukul 14:43 UTC, dan kemudian muncul di Teluk Oman dengan kecepatan sekitar 9,6 knot.
Pelayaran tersebut menarik perhatian karena kapal tersebut terus-menerus memancarkan sinyal AIS selama pelayaran, menjadikannya kapal tanker kargo non-Iran pertama yang menyeberangi Selat Hormuz dengan AIS aktif sejak perang pecah.