Rahmawati melanjutkan, pihak sekolah terlebih dahulu diminta untuk melakukan verifikasi biodata siswa. Sehingga jika Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) diterima, murid sudah tidak ada lagi kekeliruan data.
Baca Juga:
"Kalau semua sudah clear, maka kepala sekolah bisa mengunggah SPTJM. Pada saat itulah sekolah bisa mencetak SHTKA, yang merupakan hasil per lembarnya untuk satu individu murid dan itu sudah bisa dibagikan," ucapnya.
"Jadi, kalau pertanyaannya berapa lama murid bisa mendapatkan SHTKA? Tergantung pada proses verifikasi yang dilakukan satuan pendidikan. Apakah cepat ataukah lambat," imbuhnya.
(Nadya Kurnia)