"Pada saat ini layanan kita sudah menjangkau pada 50 pemohon. Kenapa kita batasi 50 pemohon? Karena kita ketahui bersama ini momen CFD, jadi ketika selesai CFD, kita juga selesai," katanya.
Sementara itu, warga bernama Asma Abu mengaku lebih tertarik dengan kegiatan di ruang terbuka seperti layanan paspor di CFD ini. Maka dari itu, ia rela keluar pagi di akhir pekan untuk membuat paspor.
"Enak, (proses) cepat. Sudah itu kan istilahnya kalau di tempat terbuka ini kan enggak grogi. Jadi sambil lihat-lihat," ujar Asma.
(kunthi fahmar sandy)