sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Inflasi AS Melandai pada Juni 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Masih Tinggi

News editor Nia Deviyana
14/07/2026 21:48 WIB
Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) turun 0,4 persen secara bulanan setelah naik 0,5 persen pada Mei.
Inflasi AS Melandai pada Juni 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Masih Tinggi. Foto: iNews Media Group.
Inflasi AS Melandai pada Juni 2026, Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Masih Tinggi. Foto: iNews Media Group.

Presiden AS Donald Trump mengatakan AS akan mengaktifkan kembali blokade di Selat Hormuz, jalur vital bagi pasokan minyak dunia yang kini menjadi salah satu titik utama konflik.

Di luar komponen pangan dan energi yang bergejolak, inflasi inti (core CPI) naik 2,6 persen secara tahunan pada Juni, lebih rendah dari 2,9 persen pada Mei. Secara bulanan, inflasi inti tidak berubah setelah naik 0,2 persen pada Mei.

The Fed menggunakan Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE Price Index) sebagai acuan untuk mencapai target inflasi 2 persen. Inflasi terakhir kali berada di bawah 2 persen pada awal 2021.

Risalah rapat The Fed pada 16–17 Juni yang dirilis pekan lalu menunjukkan para pembuat kebijakan semakin khawatir terhadap perkembangan inflasi.

Pada pertemuan Juni, The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50–3,75 persen, meski proyeksi terbaru menunjukkan semakin banyak pejabat bank sentral yang memperkirakan kenaikan suku bunga pada 2026.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement