Menurut Sugiono, batas antara isu ekonomi dan keamanan saat ini semakin kabur. Kebijakan perdagangan, investasi, dan teknologi semakin digunakan sebagai instrumen geopolitik.
"Diplomasi ekonomi diarahkan untuk pertumbuhan dan ketahanan nasional. Diplomasi ekonomi adalah inti dari diplomasi yang kita lakukan," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)