sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menlu Sugiono Temui Sekjen PBB, Tekankan RI Siap Berperan dalam Board of Peace

News editor Rahmat Fiansyah
18/02/2026 07:46 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres. (Foto: Ist)
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres. (Foto: Ist)

IDXChannel - Menteri Luar Negeri RI, Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres pada Senin (16/2/2026) di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas situasi terkini di Palestina serta upaya mendorong perdamaian yang tidak hanya adil, tetapi juga berkelanjutan. Sugiono menyampaikan rencana kehadiran Indonesia dalam Sidang Dewan Keamanan PBB pada Rabu (18/2/2026) waktu setempat untuk membahas upaya perdamaian di Timur Tengah, termasuk isu Palestina.

Selain itu, dia juga menyampaikan konfirmasi partisipasi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan Dewan Perdamaian (Board of Peace) sehari setelahnya bersama sejumlah pemimpin dunia. Dia menekankan, partisipasi Indonesia merupakan wujud komitmen untuk mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memastikan pelaksanaan Board of Peace bersinergi dengan upaya yang tengah dilakukan PBB.

“Posisi kami jelas, keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB, visi Solusi Dua Negara, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025),” kata Sugiono melalui keterangan resmi, Selasa (17/2/2026).

Dia juga kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk menggunakan berbagai platform dan mekanisme multilateral yang tersedia guna mendorong solusi yang adil dan berkelanjutan bagi perjuangan rakyat Palestina. Indonesia, menurutnya, yakin bahwa sistem multilateral adalah pilar utama dalam menjaga perdamaian dan menegakkan hukum internasional.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement