IDXChannel - Iran menyerang pangkalan dan pusat strategis AS di Bahrain, Kuwait, dan Qatar setelah AS membombardir kota-kota Iran untuk malam kedua berturut-turut.
Dilansir dari laman AlJazeera Kamis (9/7/2026), sebelumnya serangan AS menewaskan 14 orang dan melukai 78 orang selama dua hari dengan ledakan yang dilaporkan terjadi di kota-kota Iran di sepanjang Selat Hormuz, termasuk Bushehr, Chabahar, Bandar Abbas, dan Sirik.
Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan itu adalah pembalasan atas dugaan serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi Hormuz.
Sementara itu, dilansir dari laman BBC, Media pemerintah Iran mengatakan Iran melancarkan serangan baru pada siang hari ini. Sementara Yordania mengatakan telah menembak jatuh delapan rudal.
Hal ini terjadi ketika media pemerintah Iran menuduh AS menyerang di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir. Namun, AS belum berkomentar.
AS mengatakan telah menyerang 90 target di luar Iran - sementara Teheran mengatakan telah menargetkan pangkalan Amerika di Qatar, Kuwait, dan Bahrain. Kementerian Kesehatan Iran mengatakan 14 orang tewas selama dua malam terakhir. Ketegangan pun kembali meningkat setelah serangan terhadap kapal-kapal komersial di lepas pantai Iran.
(kunthi fahmar sandy)