IDXChannel - Iran mengumumkan pembentukan dewan transisi beranggotakan tiga orang untuk menjalankan tugas-tugas negara setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Dilansir dari Al Jazeera pada Senin (2/3/2026), Anggota Dewan Wali Ayatollah Alireza Arafi diangkat menjadi salah satu anggota dewan transisi tersebut pada Minggu.
Dua anggota lainnya ialah Presiden Masoud Pezeshkian dan Ketua Mahkamah Agung Gholam-Hossein Mohseni-Ejei.
Menurut Pasal 111 Konstitusi Iran, dewan transisi akan memerintah negara tersebut hingga panel beranggotakan 88 orang yang disebut Majelis Pakar memilih pemimpin tertinggi baru.
Sebelum pembunuhannya oleh pasukan gabungan Israel-Amerika Serikat (AS), Khamenei telah menjadi pemimpin tertinggi Iran selama 37 tahun.