sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Izin Vaksin Campak Dewasa Terbit, Kemenkes Prioritaskan Nakes di 14 Provinsi Berisiko Tinggi

News editor Annastasya Rizqa
09/04/2026 11:40 WIB
Sasaran prioritas Kementerian Kesehatan adalah 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus tertinggi.
Izin Vaksin Campak Dewasa Terbit, Kemenkes Prioritaskan Nakes di 14 Provinsi Berisiko Tinggi. (Foto: Istimewa)
Izin Vaksin Campak Dewasa Terbit, Kemenkes Prioritaskan Nakes di 14 Provinsi Berisiko Tinggi. (Foto: Istimewa)

Rizka mengatakan kementerian menjaga agar stok di seluruh daerah tetap terjaga, tetapi juga tidak berlebihan. Sehingga tidak berisiko pada kerusakan vaksin. 

“Karena kami punya suatu mekanisme pemantauan vaksin yang namanya SMILE melalui Satu Sehat Logistik, sehingga kami dapat memantau ketersediaan vaksin di seluruh provinsi, kabupaten/kota sampai ke Puskesmas, sampai ke fasilitas pelayanan kesehatan secara real-time,” ujar Rizka. 

Sementara itu, Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan, izin perluasan indikasi telah diterbitkan untuk vaksin MR, MMR, dan measles tunggal produksi Bio Farma/Serum Institute of India, GlaxoSmithKline (GSK), serta Merck Sharp Dohme (MSD).

“Persetujuan ini merupakan hasil kajian ketat berbasis data ilmiah, sekaligus bentuk komitmen BPOM dalam memastikan setiap intervensi kesehatan memenuhi standar keamanan dan khasiat,” jelas Taruna.

Lebih lanjut, Rizka mengimbau orang tua untuk segera melengkapi imunisasi dasar anak (usia 9 bulan, 18 bulan, dan booster SD) tanpa menunggu terjadinya wabah.


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement