“Jembatan ini membuka akses anak-anak menuju sekolah dengan lebih aman, memudahkan masyarakat menuju pelayanan kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta menggerakkan roda perekonomian desa. Inilah makna sesungguhnya dari pengabdian Polri kepada masyarakat,” kata dia.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi waktu yang tepat untuk mempersembahkan hasil kerja tersebut kepada masyarakat.
Tidak hanya sebagai capaian pembangunan, tetapi juga sebagai simbol gotong royong, kepedulian, dan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
Dia mengungkapkan, sebagaimana Tahap Pertama yang diresmikan langsung oleh Kapolri, Polda Riau juga tengah mempersiapkan peresmian Tahap Kedua sebanyak 83 Jembatan Merah Putih Presisi yang direncanakan akan dilakukan juga oleh Kapolri dalam rangkaian kegiatan Riau Bhayangkara Run 2026.
“Insya Allah, apabila tidak ada perubahan, Ini akan menjadi momentum yang sangat istimewa, karena masyarakat tidak hanya merasakan kemeriahan Hari Bhayangkara, tetapi juga menerima manfaat nyata berupa infrastruktur yang telah selesai dibangun,” katanya.